Tag Archives: penyebab saluran indung telur tersumbat

Penyumbatan Tuba Falopi (Saluran Indung Telur)

Standar

Sekarang ini banyak sekali kita jumpai wanita dengan keluhan kehamilan. Banyak wanita mengalami infertilitas atau susah memiliki keturunan. Penyebab infertilitas banyak, salah satunya adalah tersumbatnya saluran indung telur/tuba falopi. Bila hal ini sudah terdeteksi, biasanya dokter akan memberikan pilihan operasi pemotongan tuba dalopi atau bayi tabung. Namun pilihan ini pun tidak memberikan keberhasilan yang signifikan. Bahkan ada beberapa dokter yang mengatakan tingkat keberhasilan kehamilan setelah melakukan operasi tuba falopi atau menggunakan cara bayi tabung hanya sekitar 20% – 30%. Sehingga merekapun menyarankan bahwa pilihan bayi tabung adalah usaha terakhir yang bisa dilakukan apabila sudah melakukan usaha-usaha lain seperti HSG dan Hidrotubasi.

Gbr. Tuba Falopi Dalam Rahim

Pengertian Tuba Falopi

Tuba falopi atau tabung falopi (Oviduk/Buluh Rahim) adalah dua buah saluran yang sangat halus yang menghubungkan indung telur (Ovarium) dengan rahim . Ukuran normal tuba falopi pada manusia adalah sekitar 7 cm – 14 cm. (Sumber : Wikipedia)

Jika saluran indung telur atau tuba falopi ini tersumbat maka telur yang seharusnya disalurkan ke rahim akan terhenti karena adanya penyumbatan pada saluran ini. Memasuki masa subur, Ovarium yang sudah menghasilkan sel telur yang akan dikirim ke rahim tidak dapat bertemu dengan sperma karena sebelum bertemu sudah berhenti pada tuba falopi yang tersumbat. Sehingga tidak terjadi pembuahan.

Sumbatan dapat terjadi pada pangkal saluran telur (tuba parsismika), pada bagian tengah saluran telur (tuba pars ampularis),  atau pada bagian ujung tuba (fimbriac tuba). Makin ke arah pangkal, prognosis keberhasilan terapi akan makin buruk.

Faktor Penyebab Penyumbatan Tuba Falopi/ Saluran Indung Telur

Faktor penyebab sumbatan tuba falopi yang sering dijumpai  adalah karena infeksi. Jika penyebabnya adalah infeksi  akan mempunyai  prognosis yang lebih buruk dibandingkan sumbatan yang disebabkan oleh faktor endometriosis, karena pada infeksi biasanya yang  terjadi tidak hanya penyumbatan akibat perlekatan tetapi juga rusaknya lapisan bagian dalam saluran telur yang akan  mempengaruhi pergerakan sel telur, sperma, maupun calon embrio kelak.

Faktor lain yang menjadi penyebab tersumbatnya saluran indung telur/tuba falopi adalah : endometriosis, penyakit radang panggul, pembedahan (operasi) rongga perut ataupun rongga panggul yang menyebabkan terbentuknya jaringan parut yang mempengaruhi saluran tuba, hamil di luar kandungan, kanker pada saluran telur.

Cara Deteksi Dengan HSG (Hysterosalpingogram)

Cara mendeteksi ada atau tidaknya penyumbatan saluran indung telur/ tuba falopi adalah dengan melakukan Hysterosalpingogram (HSG). HSG merupakan prosedur foto rontgen di dalam rahim  dengan memasukkan zat kontras melalui alat khusus ke dalam rongga rahim. Zat kontras ini dimisalkan sebagai sperma yang yang kemudian disemprotkan ke dalam rahim. Setelah zat kontras ini masuk, hasilnya akan terlihat melalui foto rontgen  apakah zat kontras tersebut bisa masuk ke dalam indung telur atau tidak. Jika tidak terlihat maka bisa dipastikan terjadi penyumbatan pada saluran indung telur/ tuba falopi. Namun zat kontras yang disemprotkan nampak, maka saluran indung telur bisa dipastikan normal. Seperti contoh hasil HSG dibawah ini yang menunjukkan tuba falopi normal.

Hasil HSG Tuba Falopi Normal

Untuk pemeriksaan HSG sebaiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu ke Dokter. Karena proses ini tidak bisa dilakukan sembarangan dan tidak boleh sering dilakukan karena akan merusak jaringan dalam rahim. Pemeriksaan HSG biasanya dilakukan setelah selesai menstruasinya, yaitu pada hari ke-9, 10 atau 11 dalam siklus haid (dihitung sejak hari pertama mendapat haid).

Sekedar informasi untuk melakukan tes HSG anda sebaiknya siap secara fisik dan mental. Karena ada beberapa alat yang akan dimasukkan melalui vagina untuk proses memasukkan zat kontras. Pada saat zat kontras ini disemprotkan akan ada rasa tidak nyaman. Namun ada beberapa wanita yang belum siap akan ketidaknyamanan tersebut, bisa meminta anestesi pada dokter bersangkutan.

Terapi Pengobatan Dengan Hidrotubasi

Terapi yang sekarang dilakukan bagi wanita yang mengalami penyumbatan saluran indung telur/ tuba falopi adalah dengan cara Hidrotubasi.

Hidrotubasi kita kenal juga sebutan terapi ‘tiup”. Hidrotubasi adalah proses memasukkan cairan (Kanamycin 1 gram, deksametason 5 mg, dan antipasmodik cair) ke dalam rahim dengan alat hidrotubator untuk menilai kelancaran masuknya cairan di saluran tuba.

Terapi ini bisa dilakukan beberapa kali tergantung tingkat perekatan yang terjadi pada saluran indung telur/ tuba falopi.

Prosesnya tidak berbeda jauh dengan HSG. Hanya saja untuk proses Hidrotubasi ini, zat yang digunakan bisa langsung mengobati dan membuka penyumbatan. Namun dari beberapa pengalaman, terapi ini akan lebih terasa tidak nyaman. Lagi-lagi ada baiknya meminta dokter untuk anestesi sebelum melakukan terapi ini.

Baca juga artikel lain :

Gejala Kisa Dan Cara Pengobatannya

Tanda-Tanda Kehamilan Awal